Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Manfaatkan Momen Libur Sekolah-Tahun Baru Islam, Baznas Sumenep Gelar Khitan Gratis untuk 100 Anak

Baznas Sumenep Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Mojia yang Roboh Diterjang Angin

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas di Jawa Timur

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Manfaatkan Momen Libur Sekolah-Tahun Baru Islam, Baznas Sumenep Gelar Khitan Gratis untuk 100 Anak
  • Baznas Sumenep Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Mojia yang Roboh Diterjang Angin
  • Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas di Jawa Timur
  • “MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026
  • Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep
  • Bupati Fauzi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep
  • Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI
  • Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Cara RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tangani Campak

Cara RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tangani Campak

  • September 15, 2025
  • No Comments

BAGIKAN

  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SUMENEP (Selaksa) — Di tengah peningkatan kasus campak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, RSUD dr. H. Moh. Anwar tak hanya menangani pasien, tapi juga mengupayakan pencegahan agar wabah tak semakin meluas.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, M.Kes., mengungkapkan mayoritas pasien campak yang dirawat adalah anak-anak dengan imunisasi yang tidak lengkap.

“Kalau sudah masuk rumah sakit, artinya sudah parah. Kami menemukan komplikasi berat, bahkan ada yang kejang neurotik. Ini berbahaya,” ujarnya.

Ia melihat, sebagian masyarakat masih menganggap campak sebagai penyakit ringan. Padahal, jika terlambat ditangani, penyakit ini dapat memicu komplikasi serius dan mengancam nyawa, terutama pada balita.

“Campak bukan sekadar demam dan ruam. Ini bisa berkembang menjadi pneumonia atau infeksi otak,” katanya.

Sebagai respons, pihak rumah sakit membentuk ruang isolasi khusus pasien campak. Fasilitas ini dimaksudkan untuk menekan laju penularan sekaligus memastikan perawatan intensif bagi pasien yang kondisinya berat.

“Isolasi ini bukan cuma ruangan. Ini simbol bahwa kami tidak main-main menghadapi campak. Harus ada batas tegas antara pasien infeksius dan pasien lain,” tegasnya.

Selain memberikan penanganan medis, pihak rumah sakit juga aktif mengedukasi keluarga pasien dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya imunisasi lengkap.

“Kami sampaikan secara langsung ke orang tua pasien. Imunisasi itu hak anak. Ini bukan pilihan, tapi keharusan untuk mencegah risiko yang lebih besar,” kata Erliyati.

“Tak ada obat yang lebih mujarab untuk campak selain imunisasi. Pengobatan hanya dilakukan saat kondisi sudah buruk. Kalau bisa dicegah, kenapa harus menunggu dirawat?” tambahnya. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Juni 22, 2026

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Baca Juga

Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI

SelaksaJuni 18, 2026

Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen

Pemkab Sumenep Bantu Lansia Korban Kebakaran di Pulau Giliraja

Bupati Fauzi Ajak Warga Sumenep Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Sumenep Raih WTP 9 Kali Beruntun, Wabup: Jadikan Motivasi Perbaiki Tata Kelola

Berita Terbaru

Manfaatkan Momen Libur Sekolah-Tahun Baru Islam, Baznas Sumenep Gelar Khitan Gratis untuk 100 Anak

Baznas Sumenep Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Mojia yang Roboh Diterjang Angin

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas di Jawa Timur

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.