Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Manfaatkan Momen Libur Sekolah-Tahun Baru Islam, Baznas Sumenep Gelar Khitan Gratis untuk 100 Anak

Baznas Sumenep Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Mojia yang Roboh Diterjang Angin

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas di Jawa Timur

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Manfaatkan Momen Libur Sekolah-Tahun Baru Islam, Baznas Sumenep Gelar Khitan Gratis untuk 100 Anak
  • Baznas Sumenep Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Mojia yang Roboh Diterjang Angin
  • Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas di Jawa Timur
  • “MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026
  • Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep
  • Bupati Fauzi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep
  • Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI
  • Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

  • Desember 22, 2025
  • No Comments

BAGIKAN

Oplus_131072
  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SUMENEP – Pagi itu, suasana di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pondok Pesantren At-Taufiqiyah, Desa Aengbaja Raja, Kecamatan Bluto, Sumenep, terasa berbeda dari biasanya. Bukan karena ada upacara dengan barisan rapi atau pidato panjang untuk mengisi peringatan Hari Ibu, Senin, 22 Desember 2025. Yang hadir justru keheningan, pelukan, dan tangis yang tertahan.

Ratusan siswa MI At-Taufiqiyah duduk berhadapan dengan ibu mereka. Di tangan anak-anak itu, selembar surat sederhana—ditulis dengan ejaan yang belum sempurna, namun sarat makna. Isinya tentang rasa terima kasih, doa, dan ungkapan rasa sayang.

Saat surat-surat itu dibacakan, suasana berubah haru. Anak-anak memeluk ibu mereka, sebagian menangis, sebagian lain tersenyum sambil menyeka air mata. Bagi sebagian siswa, inilah momen pertama mereka menyampaikan perasaan yang selama ini hanya tersimpan di hati.

Keharuan semakin terasa ketika beberapa siswa membasuh kaki ibu mereka, lalu bersimpuh di hadapan sosok yang selama ini menjadi penopang hidup mereka. Tidak ada instruksi keras, tidak ada aba-aba. Semua mengalir pelan, nyaris sunyi, seolah setiap anak sedang berbincang secara pribadi dengan ibunya.

Kepala Sekolah MI At-Taufiqiyah, Abd. Khairi, mengatakan peringatan Hari Ibu dengan cara seperti ini telah menjadi tradisi tahunan di sekolah tersebut. Bagi pihak sekolah, Hari Ibu bukan sekadar seremoni, melainkan ruang belajar tentang empati, rasa syukur, dan penghormatan.

“Peran ibu sangat besar dalam mengantarkan kesuksesan masa depan anak, terutama dalam dunia pendidikan. Pada momentum ini, siswa juga menulis surat yang berisi pesan moral, ucapan Hari Ibu, hingga ungkapan ‘saya sayang ibu’. Ungkapan sederhana ini sangat berarti bagi para ibu,” ujar Abd. Khairi.

Ia berharap, pengalaman emosional seperti ini dapat tertanam dalam ingatan anak-anak. Bukan hanya sebagai kenangan Hari Ibu, tetapi sebagai pengingat bahwa pendidikan tidak semata soal angka dan nilai, melainkan juga tentang sikap, karakter, dan kesadaran akan jasa orang tua.

Di akhir kegiatan, halaman sekolah kembali ramai oleh tawa kecil dan langkah kaki anak-anak yang menggenggam tangan ibunya. Hari itu, pelajaran paling penting tidak tertulis di papan tulis, melainkan terpatri dalam hati: tentang cinta, bakti, dan pengorbanan yang sering kali baru disadari ketika air mata jatuh tanpa diminta. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Juni 22, 2026

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Baca Juga

Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI

SelaksaJuni 18, 2026

Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen

Pemkab Sumenep Bantu Lansia Korban Kebakaran di Pulau Giliraja

Bupati Fauzi Ajak Warga Sumenep Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Sumenep Raih WTP 9 Kali Beruntun, Wabup: Jadikan Motivasi Perbaiki Tata Kelola

Berita Terbaru

Manfaatkan Momen Libur Sekolah-Tahun Baru Islam, Baznas Sumenep Gelar Khitan Gratis untuk 100 Anak

Baznas Sumenep Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Mojia yang Roboh Diterjang Angin

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas di Jawa Timur

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.