SUMENEP, 1 Mei 2026 – DPRD Sumenep memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sepanjang Tahun Anggaran 2025. Namun, wakil rakyat tetap mendorong penguatan inovasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Sumenep terkait penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap LKPJ Bupati Sumenep Tahun Anggaran 2025, Kamis kemarin.
Ketua Pansus LKPJ, Hosnan Abrori, mengungkapkan bahwa indikator makro daerah menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Berbagai kebijakan strategis telah diarahkan pada penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur.
Meski demikian, Hosnan menegaskan bahwa tantangan ke depan masih cukup besar, terutama dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah.
“Dari sisi pengelolaan keuangan daerah, pemerintah daerah telah berupaya mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan, khususnya dalam penguatan pendapatan asli daerah,” tandasnya.
Selain itu, dalam hal pemerataan pembangunan masih perlu menjadi “pekerjaan rumah” bersama. Wilayah kepulauan dengan karakteristik geografis yang berbeda dinilai membutuhkan perhatian lebih agar pembangunan tidak terpusat di wilayah daratan saja.
Pansus menilai, pembangunan infrastruktur yang telah berjalan menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas. Namun, ke depan, kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
“Lalu, di sektor ekonomi, kami mendorong agar ada penguatan potensi lokal sebagai basis pertumbuhan untuk pendapatan daerah sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat,” tambahnya. (Al/Red)
