Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep

Bupati Fauzi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep

Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep
  • Bupati Fauzi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep
  • Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI
  • Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen
  • Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Sambut Tahun Baru Islam dengan Doa dan Semangat Ibadah
  • Pemkab Sumenep Bantu Lansia Korban Kebakaran di Pulau Giliraja
  • Rumah Milik Lansia di Sumenep Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta
  • Dewan Pers: Verifikasi Perusahaan Pers Merupakan Hak, Bukan Kewajiban
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep

Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep

  • Juni 21, 2026
  • No Comments

BAGIKAN

Logo Hari Jadi Ke-758 Sumenep
  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SUMENEP, 21 Juni 2026  – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi memperkenalkan logo Hari Jadi ke-758 yang mengusung tema “Songennep Sodek Parjuga”. Tari Sintong, keris, batik, dan simbol migas menjadi elemen utama.

Logo karya Choirurrahman itu memadukan sejumlah simbol budaya dan potensi daerah yang masing-masing memiliki makna filosofis tentang karakter masyarakat serta arah pembangunan Sumenep.

Elemen utama dalam logo adalah Tari Sintong, yang melambangkan keteguhan nilai, keluhuran budi, serta keharmonisan budaya dan spiritualitas. Gerak tari itu mencerminkan karakter masyarakat Sumenep yang santun, berprinsip, dan berwibawa.

Selain itu, terdapat simbol keris yang menjadi representasi kehormatan, keberanian, dan kebijaksanaan. Simbol ini sekaligus menegaskan identitas Sumenep sebagai Kota Keris yang dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional.

Unsur batik juga hadir sebagai lambang kekayaan budaya, kreativitas, dan kearifan lokal yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Sementara itu, simbol migas menggambarkan potensi sumber daya alam Kabupaten Sumenep yang menjadi salah satu penggerak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dari sisi warna, logo didominasi tiga warna utama yang memiliki makna berbeda.

Warna merah melambangkan keberanian, semangat juang, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Warna kuning mencerminkan kejayaan, kemuliaan, serta harapan akan masa depan Kabupaten Sumenep yang lebih maju dan sejahtera.

Adapun warna hijau melambangkan kesejukan, kerukunan, dan keharmonisan yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat.

Angka 758 dalam logo tidak hanya menunjukkan usia Kabupaten Sumenep, tapi juga merepresentasikan tema “Songennep Sodek Parjuga”, yakni perjalanan panjang daerah yang berakar pada budaya, menjunjung kebijaksanaan, dan terus mengukir kemajuan yang bermartabat.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo berharap filosofi yang terkandung dalam logo tersebut dapat menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.

Menurut dia, semangat yang tergambar dalam logo Hari Jadi ke-758 harus menjadi pengingat bahwa kemajuan Sumenep hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi, gotong royong, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Melalui logo ini, kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya. (Ads/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Maret 3, 2025

Ramadan, Ruang Menjernihkan Nurani

Baca Juga

Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI

SelaksaJuni 18, 2026

Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen

Pemkab Sumenep Bantu Lansia Korban Kebakaran di Pulau Giliraja

Bupati Fauzi Ajak Warga Sumenep Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Sumenep Raih WTP 9 Kali Beruntun, Wabup: Jadikan Motivasi Perbaiki Tata Kelola

Berita Terbaru

Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep

Bupati Fauzi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep

Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI

Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen

Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Sambut Tahun Baru Islam dengan Doa dan Semangat Ibadah

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.