SUMENEP, 21 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi memperkenalkan logo Hari Jadi ke-758 yang mengusung tema “Songennep Sodek Parjuga”. Tari Sintong, keris, batik, dan simbol migas menjadi elemen utama.
Logo karya Choirurrahman itu memadukan sejumlah simbol budaya dan potensi daerah yang masing-masing memiliki makna filosofis tentang karakter masyarakat serta arah pembangunan Sumenep.
Elemen utama dalam logo adalah Tari Sintong, yang melambangkan keteguhan nilai, keluhuran budi, serta keharmonisan budaya dan spiritualitas. Gerak tari itu mencerminkan karakter masyarakat Sumenep yang santun, berprinsip, dan berwibawa.
Selain itu, terdapat simbol keris yang menjadi representasi kehormatan, keberanian, dan kebijaksanaan. Simbol ini sekaligus menegaskan identitas Sumenep sebagai Kota Keris yang dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional.
Unsur batik juga hadir sebagai lambang kekayaan budaya, kreativitas, dan kearifan lokal yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Sementara itu, simbol migas menggambarkan potensi sumber daya alam Kabupaten Sumenep yang menjadi salah satu penggerak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dari sisi warna, logo didominasi tiga warna utama yang memiliki makna berbeda.
Warna merah melambangkan keberanian, semangat juang, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Warna kuning mencerminkan kejayaan, kemuliaan, serta harapan akan masa depan Kabupaten Sumenep yang lebih maju dan sejahtera.
Adapun warna hijau melambangkan kesejukan, kerukunan, dan keharmonisan yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat.
Angka 758 dalam logo tidak hanya menunjukkan usia Kabupaten Sumenep, tapi juga merepresentasikan tema “Songennep Sodek Parjuga”, yakni perjalanan panjang daerah yang berakar pada budaya, menjunjung kebijaksanaan, dan terus mengukir kemajuan yang bermartabat.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo berharap filosofi yang terkandung dalam logo tersebut dapat menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.
Menurut dia, semangat yang tergambar dalam logo Hari Jadi ke-758 harus menjadi pengingat bahwa kemajuan Sumenep hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi, gotong royong, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Melalui logo ini, kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya. (Ads/Red)
