Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Manfaatkan Momen Libur Sekolah-Tahun Baru Islam, Baznas Sumenep Gelar Khitan Gratis untuk 100 Anak

Baznas Sumenep Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Mojia yang Roboh Diterjang Angin

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas di Jawa Timur

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Manfaatkan Momen Libur Sekolah-Tahun Baru Islam, Baznas Sumenep Gelar Khitan Gratis untuk 100 Anak
  • Baznas Sumenep Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Mojia yang Roboh Diterjang Angin
  • Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas di Jawa Timur
  • “MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026
  • Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep
  • Bupati Fauzi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep
  • Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI
  • Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda ยป Penganiayaan di Sapeken Berujung Maut, Ini Kronologi dan Motifnya

Penganiayaan di Sapeken Berujung Maut, Ini Kronologi dan Motifnya

  • Januari 24, 2025
  • No Comments

BAGIKAN

Oplus_131072
  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SUMENEP, 24 Januari (Selaksa) – Seorang pria berinisial BA (22), warga Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, Sumenep, meninggal dunia setelah terlibat perselisihan dengan SU (18), yang diduga memiliki hubungan dekat dengan istrinya. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/1/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.

Plt. Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, insiden bermula ketika SU sedang duduk di pinggir jalan bersama adiknya, RA, untuk mengantar ibunya. Saat itu, BA datang, dan keduanya terlibat cekcok.

“Korban sempat memegang leher SU, namun RA berusaha melerai dengan memeluk korban agar tidak terjadi perkelahian,” ujar AKP Widiarti, Jumat (24/1/2025).

Namun, situasi semakin memanas ketika BA mengejar dan menarik baju SU. Di tengah ketegangan, SU diduga mengambil senjata tajam yang diselipkan di tubuhnya dan melukai BA.

Setelah insiden tersebut, korban segera dilarikan ke Puskesmas Sapeken oleh keluarganya, tapi nyawanya tidak tertolong. Sementara itu, SU sempat kembali ke rumahnya sebelum akhirnya diamankan pihak kepolisian.

“Motifnya karena adanya dugaan perselingkuhan antara pelaku dengan istri korban, saat korban masih bekerja di Malaysia,” ungkap AKP Widiarti.

Kini, polisi telah menetapkan SU sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal 340 Jo Pasal 338 Jo Pasal 353 ayat 1 Jo Pasal 351 ayat 3 KUHP.

“Ancaman hukuman bagi tersangka adalah pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama waktu tertentu maksimal 20 tahun,” kata AKP Widiarti. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Juni 22, 2026

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Baca Juga

Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI

SelaksaJuni 18, 2026

Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen

Pemkab Sumenep Bantu Lansia Korban Kebakaran di Pulau Giliraja

Bupati Fauzi Ajak Warga Sumenep Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Sumenep Raih WTP 9 Kali Beruntun, Wabup: Jadikan Motivasi Perbaiki Tata Kelola

Berita Terbaru

Manfaatkan Momen Libur Sekolah-Tahun Baru Islam, Baznas Sumenep Gelar Khitan Gratis untuk 100 Anak

Baznas Sumenep Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Mojia yang Roboh Diterjang Angin

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas di Jawa Timur

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Makna Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.