SUMENEP, 4 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep melakukan verifikasi sekaligus menyalurkan langsung bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Pulau Ra’as.
Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan tim harus menempuh perjalanan sekitar tujuh jam melalui jalur laut dari Kalianget, kemudian dilanjutkan satu jam perjalanan darat untuk menjangkau lokasi penerima bantuan di Desa Brakas dan Desa Ketupat.
“Kami harus menempuh perjalanan sekitar 7 jam laut dari Kalianget dan dilanjutkan 1 jam perjalanan darat untuk menemui langsung para calon penerima bantuan Rutilahu di Pulau Ra’as,” ujar Rahman, Senin.
Dalam verifikasi tersebut, terdapat empat calon penerima bantuan. Satu di antaranya, Sayati (45), warga Desa Brakas, kehilangan rumah akibat kebakaran pada 23 Maret 2026.
Sementara tiga lainnya, yakni Salama, Halima, dan Enju, warga Desa Ketupat, mengalami kerusakan rumah akibat angin kencang disertai hujan deras pada bulan yang sama.
Rahman menjelaskan, bantuan telah diserahkan secara simbolis kepada para penerima. Selanjutnya, proses pembangunan rumah akan dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa setempat.
“Penyerahan bantuan secara simbolis sudah kami lakukan bersama pihak kecamatan dan aparat desa. Untuk pelaksanaan pembangunannya, kami akan berkolaborasi dengan pihak kecamatan dan desa,” tambahnya. (Al/Red)
