Close Menu
SelaksaSelaksa
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Facebook X (Twitter) Instagram
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung
  • Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep
  • Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar
  • Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen
  • Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken
  • Pemkab Sumenep Kembali Dapat Penghargaan dalam UHC Award 2026
  • JMSI Sumenep Temui Bupati Jelang HPN 2026, Bahas Profesionalisme Pers
  • PDI Perjuangan Sumenep Rayakan Ultah Megawati Bersama Pengemudi Ojol
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Januari hingga Agustus Kasus Campak di Sumenep Mencapai 1.944, Ini Faktornya

Januari hingga Agustus Kasus Campak di Sumenep Mencapai 1.944, Ini Faktornya

  • Selaksa
  • Agustus 20, 2025
Facebook X (Twitter) WhatsApp Threads TikTok Telegram Instagram

SUMENEP (Selaksa) – Sejak Januari hingga Agustus 2025, jumlah penderita di Sumenep mencapai 1.944 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 12 anak meninggal dunia.

Kondisi ini membuat Sumenep saat ini berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak. Status tersebut ditetapkan agar penanganan bisa dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan tingginya kasus campak.

Related Posts:

  • IMG-20251009-WA0000
    Dinkes P2KB Sumenep Puji Upaya Puskesmas Saronggi…
  • b4b0bc76b4256e77aa9dafac8a5ad286a114b804
    Pemkab Sumenep Mulai Gelar Imunisasi Massal, Tekan…
  • 20211009_114536
    Cara RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tangani Campak
  • Oplus_16908288
    Dinkes P2KB Sumenep Apresiasi Capaian Imunisasi…

Pertama, imbas pandemi Covid-19. Saat itu, kegiatan Posyandu di desa-desa tak maksimal untuk menghindari kerumunan. Akibatnya, banyak anak yang seharusnya mendapat imunisasi campak justru terlewat.

“Saat itu pelaksanaan Posyandu di desa-desa diminimalisir. Sehingga sasaran imunisasi bisa lolos (tidak terimunisasi),” jelasnya, Rabu, 20 Agustus 2025.

Selain itu, faktor cuaca juga turut berpengaruh. Menurutnya, cuaca yang tidak menentu karena kemarau basah, menyebabkan daya tahan tubuh anak lebih rentan terserang campak.

“Virus campak ini mudah sekali menular. Tapi oleh sebagian masyarakat Sumenep dianggap sebagai penyakit yang biasa. Padahal akibatnya bisa fatal, apalagi jika disertai komplikasi,” tambahnya. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Maret 3, 2025

Ramadan, Ruang Menjernihkan Nurani

Januari 10, 2025

Lakukan Langkah Ini agar Anak Anda Terhindar dari Bahaya Judol

Januari 10, 2025

Tips Bijak Belanja Online agar Aman dan Hemat

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Agen BRILink di Sumenep Semakin Diminati Warga

SelaksaAgustus 26, 2025

Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Lindungi Petani Tembakau di Tengah Cuaca Tak Menentu

Semarak HUT Ke-80 RI, Pemkab Sumenep Gelar Lomba Masak Mie Goreng

RSUD Moh. Anwar Tetap Layani Konsultasi Kesehatan via Telemedicine Selama Libur Lebaran

Bupati Fauzi: Ramadan Momentum Menata Hati, Memperbaiki Diri

Berita Terbaru

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen

Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.