Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Pemkab Bersama Baznas Sumenep Bantu Perbaikan Rumah Warga Terdampak Bencana

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Pemkab Bersama Baznas Sumenep Bantu Perbaikan Rumah Warga Terdampak Bencana
  • Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung
  • Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep
  • Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar
  • Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen
  • Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken
  • Pemkab Sumenep Kembali Dapat Penghargaan dalam UHC Award 2026
  • JMSI Sumenep Temui Bupati Jelang HPN 2026, Bahas Profesionalisme Pers
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Capaian Pemkab Sumenep di Bawah Kepemimpinan Fauzi – Nyai Eva

Capaian Pemkab Sumenep di Bawah Kepemimpinan Fauzi – Nyai Eva

  • Selaksa
  • Februari 11, 2025

SUMENEP, 11 Februari (Selaksa) – Memasuki penghujung masa jabatannya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan capaian pemerintah daerah selama empat tahun terakhir.

Selama periode kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Dewi Khalifah atau Nyai Eva, Pemkab Sumenep mencatatkan berbagai prestasi, baik di sektor ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan daerah.

Salah satu capaian Pemkab Sumenep yang cukup menonjol adalah pertumbuhan ekonomi. Pada 2021, laju pertumbuhan ekonomi Sumenep berada di angka 2,16 persen. Angka ini terus meningkat hingga mencapai 5,35 persen pada 2023, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan nasional.

Related Posts:

  • Oplus_16777216
    Sumenep Segera Lakukan Mutasi Pejabat, Bupati Fauzi:…
  • IMG-20251006-WA0035
    Said Abdullah: Doktrin Pertahanan Semesta Masih…
  • Oplus_16908288
    Pimpin Upacara Hari Jadi ke-756 Sumenep, Wabup Beber…
  • Oplus_0
    Awal Tahun, Bupati Sumenep Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga mengalami penurunan signifikan. Dari 2,31 persen pada 2021, angka itu turun menjadi 1,69 persen pada 2024. Pendapatan per kapita masyarakat pun naik dari Rp21,3 juta pada 2021 menjadi Rp37,3 juta pada 2023.

Pemkab Sumenep juga mencatat penurunan angka kemiskinan yang cukup signifikan. Pada 2021, tingkat kemiskinan berada di angka 20,51 persen. Hingga 2024, angka itu turun menjadi 17,78 persen. Fauzi menyebut progres penurunan kemiskinan di Sumenep termasuk yang terbaik di Jawa Timur.

“Kami juga telah menorehkan 78 penghargaan tingkat regional dan nasional di berbagai bidang. Ini bukan sekadar angka, tetapi bukti kerja keras bersama,” kata Bupati Fauzi.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pengumuman Berakhirnya Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Hasil Pilkada Tahun 2020 dan Penyampaian Pengumuman Hasil Penetapan KPU Sumenep terhadap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Terpilih Tahun 2024 yang digelar DPRD setempat, Senin (10/2).

Jika tak ada perubahan, Fauzi, yang kembali terpilih sebagai bupati pada Pilkada Serentak 2024, akan dilantik bersama wakilnya yang baru, K.H. Imam Hasyim, 20 Februari 2025 mendatang.

Di periode kedua nanti, dia mengakui tantangan yang dihadapi akan semakin berat. Salah satunya terkait adanya kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Pemerintah pusat memotong anggaran transfer ke daerah sebesar Rp50,6 triliun dari total efisiensi Rp306 triliun. Pemangkasan ini diperkirakan berdampak pada pembangunan daerah, terutama bagi pemerintah daerah yang masih bergantung pada dana transfer.

Berdasarkan data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebanyak 88,07 persen atau 443 pemerintah daerah di Indonesia masih belum mandiri dalam mengelola APBD.

“Kami berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat, sehingga tantangan apa pun bisa kita hadapi bersama demi kemajuan Sumenep,” harapnya. (Ron/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Maret 3, 2025

Ramadan, Ruang Menjernihkan Nurani

Januari 10, 2025

Lakukan Langkah Ini agar Anak Anda Terhindar dari Bahaya Judol

Januari 10, 2025

Tips Bijak Belanja Online agar Aman dan Hemat

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Agen BRILink di Sumenep Semakin Diminati Warga

SelaksaAgustus 26, 2025

Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Lindungi Petani Tembakau di Tengah Cuaca Tak Menentu

Semarak HUT Ke-80 RI, Pemkab Sumenep Gelar Lomba Masak Mie Goreng

RSUD Moh. Anwar Tetap Layani Konsultasi Kesehatan via Telemedicine Selama Libur Lebaran

Bupati Fauzi: Ramadan Momentum Menata Hati, Memperbaiki Diri

Berita Terbaru

Pemkab Bersama Baznas Sumenep Bantu Perbaikan Rumah Warga Terdampak Bencana

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.