SELAKSA, 3 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya memastikan distribusi bahan pokok ke wilayah kepulauan berjalan lancar selama Ramadan dan menjelang IdulFitri 1447 H.
Hal itu dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, mengingat pelaksanaan operasi pasar belum dapat menjangkau daerah kepulauan karena kendala geografis.
“Kendala di kepulauan memang pada faktor geografis. Karena itu, untuk menjaga stabilitas harga dan stok bahan pokok di sana adalah memastikan distribusi tidak tersendat,” ujarnya.
Menurut Ramli, kelancaran arus barang menjadi kunci pengendalian harga di wilayah kepulauan. Selama stok tersedia dan pengiriman berjalan normal, potensi kenaikan harga dapat ditekan.
Sebaliknya, keterlambatan pengiriman akibat cuaca buruk atau hambatan transportasi berisiko memicu kenaikan harga di tingkat pedagang.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya melakukan koordinasi dengan syahbandar dan pelaku usaha angkutan laut. Pemerintah meminta agar bahan kebutuhan pokok mendapat prioritas dalam proses muat barang.
“Kami minta sembako diprioritaskan untuk diangkut lebih dahulu, baik menggunakan kapal maupun perahu,” kata Ramli.
Selain itu, pengawasan terhadap potensi penimbunan atau penahanan stok juga diperketat. Pemantauan harga dan ketersediaan barang dilakukan secara berkala melalui camat di wilayah kepulauan.
“Semoga dengan upaya tersebut kebutuhan bahan pokok masyarakat kepulauan tetap terpenuhi dan stabilitas harga selama Ramadan hingga lebaran dapat terjaga,” tambahnya. (Al/Red)
