Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep
  • Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah
  • Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan
  • Sumenep bersholawat, ikhtiar pemkab merawat tradisi religius dan kebersamaan masyarakat
  • Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Kapasitas Kader Posyandu di Desa Langsar
  • Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu Budayakan Hidup Bersih dan Sehat
  • Karnaval Kemerdekaan di Karang Anyar Sumenep, Warga Karang Tampilkan Ragam Budaya Lokal
  • JMSI Sumenep tanam 1.500 bibit mangrove, Sekda Sumenep: ini investasi untuk masa depan
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Langit Sumenep yang kembali bergemuruh

Langit Sumenep yang kembali bergemuruh

  • Oktober 10, 2025
  • No Comments

BAGIKAN

Oplus_16908288
  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SUMENEP (Selaksa) – Langit Sumenep siang itu tampak lebih sibuk dari biasanya. Setelah sekian lama hening tanpa deru baling-baling pesawat komersil, Jumat siang, 10 Oktober 2025, suara khas mesin turboprop milik Wings Air kembali menggema di atas landasan Bandara Trunojoyo. Pesawat jenis ATR 72 itu mendarat mulus pukul 12.35 WIB.

Penerbangan reguler ini menjadi tanda kembalinya jalur udara yang menghubungkan Sumenep dengan Surabaya. Wings Air dijadwalkan terbang dua kali seminggu, setiap Senin dan Jumat.

Dari Bandara Juanda, pesawat lepas landas pukul 12.05 WIB dan kembali dari Sumenep pada pukul 13.05 WIB. Waktu tempuhnya singkat, hanya sekitar 30 menit.

“Total penumpang dalam penerbangan perdana ada 91 orang. Enam puluh dari Sumenep ke Surabaya, dan 31 dari Surabaya ke Sumenep,” ujar Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Trunojoyo Sumenep, Falatehan Hasudungan.

Ia mengatakan, harga tiket Wings Air dipatok Rp700 ribu per penumpang, sepenuhnya bersifat komersial tanpa subsidi dari pemerintah. “Murni komersial. Tidak ada subsidi seperti pesawat perintis,” katanya.

Kembalinya Wings Air ke Sumenep bukan sekadar soal transportasi. Jalur udara ini juga menghidupkan kembali harapan akan geliat ekonomi dan pariwisata di ujung timur Pulau Madura.

“Harapan kami, ke depan Bandara Trunojoyo tak hanya dilayani Wings Air. Semakin banyak maskapai yang masuk, akan semakin baik untuk mobilitas masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Falatehan. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Juni 22, 2026

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Baca Juga

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

SelaksaSeptember 4, 2026

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Pemkab Sumenep koordinasi penguatan akses pelayaran warga kepulauan dengan Kemenhub

Pemkab Sumenep gelar syukuran HUT ke-81 kemerdekaan RI

Bakesbangpol Sumenep apresiasi keterlibatan parpol dan ormas dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Sumenep bersholawat, ikhtiar pemkab merawat tradisi religius dan kebersamaan masyarakat

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Kapasitas Kader Posyandu di Desa Langsar

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.