Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep
  • Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah
  • Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan
  • Sumenep bersholawat, ikhtiar pemkab merawat tradisi religius dan kebersamaan masyarakat
  • Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Kapasitas Kader Posyandu di Desa Langsar
  • Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu Budayakan Hidup Bersih dan Sehat
  • Karnaval Kemerdekaan di Karang Anyar Sumenep, Warga Karang Tampilkan Ragam Budaya Lokal
  • JMSI Sumenep tanam 1.500 bibit mangrove, Sekda Sumenep: ini investasi untuk masa depan
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

  • September 16, 2026
  • No Comments

BAGIKAN

  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SUMENEP, 16 September – Sejumlah raja, sultan, pangeran dan kerabat kerajaan dari berbagai wilayah Indonesia dijadwalkan menghadiri Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Sumenep, Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September.

Para tokoh tersebut berasal dari sejumlah wilayah, termasuk Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Banten, Yogyakarta dan Maluku Utara.

Di antara tokoh yang telah memastikan kehadiran adalah PYM SPDB Drs. Pangeran Edward Syah Pernong, SH., M.H., Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, Kepaksian Pernong, Lampung. Ia juga merupakan deklarator Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).

Tokoh lain yang dijadwalkan hadir adalah PYM Ahmad Sjah, Sultan Jailolo dari Kesultanan Jailolo, Halmahera Barat, dan PYM Adji Raden Mohammad Bakhrun, Sultan Gunung Tabur, Kalimantan Timur.

Dari Cirebon, PYM Pangeran Handi, SE., MM., Raja Kaprabon XI, akan hadir bersama rombongan penari dan kru.

Sulawesi Selatan akan diwakili antara lain oleh YM Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka dari Kerajaan Gowa dan YM Andi Mardiani We Padauleng Karaeng Suginna, S.Pd., M.Pd., KaOpuan Benteng Selayar.

Tokoh lainnya yang dijadwalkan hadir adalah YM Roswati Lasimpala dari Kerajaan Gorontalo, YM Tb Suroso dari Kerabat Kesultanan Banten dan YM KRAy.T. Roro Fitria dari Kerabat Kesultanan Yogyakarta.

Dari Puro Pakualaman Yogyakarta, hadir YM Dra. Hj. KRAy T. Yani WSS Kuswodijoyo, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal MAKN.

Sejumlah anggota Dewan Pakar MAKN juga dijadwalkan hadir, termasuk YM Dr. Ir. Andi Muhammad Isradi Zainal, MT., MH., MM., DESS., M.KKK., IPU dan YM RH Chandra. Turut hadir YM Soni Suharsono dari DPP MAKN Bidang Revitalisasi Cagar Budaya.

Sementara dari Kesultanan Sumenep, tokoh yang dijadwalkan hadir adalah YM R. Yumei Sulistyo, Psi., MM., MNLP.

Ketua Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), M. Hariri, mengatakan kehadiran beberapa kerajaan masih dalam tahap koordinasi.

“Dari Kerajaan Bone dan Kerajaan Ternate masih dalam proses koordinasi,” kata Hariri, Rabu.

MEC merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan KJS bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Tahun ini, kegiatan tersebut mengangkat tema “Keraton Sumenep”.

Tema tersebut akan ditampilkan melalui pertunjukan busana karnaval dan seni yang mengambil unsur sejarah dan kebudayaan Keraton Sumenep.

Selain tokoh kerajaan, penyelenggara melibatkan pegiat seni lokal, komunitas, mahasiswa dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

Hariri mengatakan kehadiran para tokoh kerajaan diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan dan pertukaran pengetahuan mengenai sejarah serta kebudayaan antardaerah.

“Kami berharap kehadiran para tokoh kerajaan Nusantara tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan MEC tahun ini, tetapi juga membuka ruang silaturahmi dan pertukaran pengetahuan tentang sejarah serta kebudayaan masing-masing daerah,” kata Hariri. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Juni 22, 2026

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Baca Juga

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

SelaksaSeptember 4, 2026

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Pemkab Sumenep koordinasi penguatan akses pelayaran warga kepulauan dengan Kemenhub

Pemkab Sumenep gelar syukuran HUT ke-81 kemerdekaan RI

Bakesbangpol Sumenep apresiasi keterlibatan parpol dan ormas dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Sumenep bersholawat, ikhtiar pemkab merawat tradisi religius dan kebersamaan masyarakat

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Kapasitas Kader Posyandu di Desa Langsar

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.