Close Menu
SelaksaSelaksa
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Facebook X (Twitter) Instagram
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung
  • Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep
  • Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar
  • Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen
  • Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken
  • Pemkab Sumenep Kembali Dapat Penghargaan dalam UHC Award 2026
  • JMSI Sumenep Temui Bupati Jelang HPN 2026, Bahas Profesionalisme Pers
  • PDI Perjuangan Sumenep Rayakan Ultah Megawati Bersama Pengemudi Ojol
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Anggota DPRD Sumenep Asal Kepulauan Minta SKK Migas Tak Diam Soal Polemik Survei Seismik KEI

Anggota DPRD Sumenep Asal Kepulauan Minta SKK Migas Tak Diam Soal Polemik Survei Seismik KEI

  • Selaksa
  • Juli 2, 2025
Facebook X (Twitter) WhatsApp Threads TikTok Telegram Instagram

SUMENEP (Selaksa) – Anggota DPRD Sumenep asal kepulauan, Mohammad Hanafi, mendesak Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) agar tidak tinggal diam menyikapi polemik antara Kangean Energy Indonesia (KEI) Ltd. dengan warga terkait survei uji seismik.

“SKK Migas harus segera hadir untuk menyelesaikan persoalan. Jangan sampai dibiarkan berlarut hingga kondisi semakin tidak kondusif,” kata politisi Partai Demokrat itu.

Menurut anggota Komisi I DPRD Sumenep ini, SKK Migas harus bisa membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, bukan hanya menjelaskan teknis pelaksanaan kegiatan.

Related Posts:

  • IMG-20251103-WA0057
    Migas Corner ITS Jadi Wadah Membangun Kesadaran Energi
  • IMG-20250310-WA0014
    Cek Peredaran Minyak Kita, TPID - Satgas Pangan…
  • IMG-20250722-WA0008
    Duit Kasus BSPS Diduga Menguap ke Oknum Wartawan,…
  • Oplus_131072
    Rayakan HUT ke-52, PDI Perjuangan Sumenep Bagikan…

“Kalau yang kami lihat, komunikasi yang dibangun oleh SKK Migas ini cenderung kaku, dan kesannya formalistis” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat Kangean membutuhkan komunikasi yang utuh dan tidak sekadar dijelaskan melalui pendekatan formal semata.

“Yang paling penting harus paham kearifan lokal masyarakat Sumenep, terutama Pulau Kangean sebagai daerah terdampak dengan adanya kegiatan tersebut,” tambahnya.

Hanafi juga menyoroti kinerja kehumasan SKK Migas. Dia menilai perlu adanya evaluasi serius terhadap pola komunikasi mereka.

“Karena gejolak yang terjadi di masyarakat bukan berangkat dari ruang hampa. Warga mengkhawatirkan lingkungan mereka,” paparnya.

Selain kepada SKK Migas, Hanafi juga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk tidak lepas tangan, tapi harus menjadi fasilitator atas polemik tersebut.

“Pemkab Sumenep tidak bisa diam saja, harus hadir dengan cara yang baik, guna menyelesaikan persoalan. Jangan cari aman, apalagi ibarat sepakbola, siapa saja yang gol ikut merayakan,” tegasnya.

Menurut Hanafi, kehadiran Pemkab Sumenep sangat penting karena perusahaan migas yang beroperasi di wilayah tersebut sejatinya merupakan perpanjangan tangan dari tugas negara dalam memastikan ketersediaan energi nasional.

Merespons desakan tersebut, Kabag Perekonomian Setkab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, berharap semua pihak saling menguatkan dalam situasi ini.

“Kami tidak ingin memberikan kesan yang tidak baik tentang investasi di Sumenep,” ujarnya singkat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kehumasan SKK Migas belum memberikan tanggapan terkait desakan dari DPRD Sumenep. Pesan WhatsApp yang dikirim awak media di Sumenep tidak mendapat respons meski telah centang biru.
(Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Maret 3, 2025

Ramadan, Ruang Menjernihkan Nurani

Januari 10, 2025

Lakukan Langkah Ini agar Anak Anda Terhindar dari Bahaya Judol

Januari 10, 2025

Tips Bijak Belanja Online agar Aman dan Hemat

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Agen BRILink di Sumenep Semakin Diminati Warga

SelaksaAgustus 26, 2025

Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Lindungi Petani Tembakau di Tengah Cuaca Tak Menentu

Semarak HUT Ke-80 RI, Pemkab Sumenep Gelar Lomba Masak Mie Goreng

RSUD Moh. Anwar Tetap Layani Konsultasi Kesehatan via Telemedicine Selama Libur Lebaran

Bupati Fauzi: Ramadan Momentum Menata Hati, Memperbaiki Diri

Berita Terbaru

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen

Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.