Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep
  • Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah
  • Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan
  • Sumenep bersholawat, ikhtiar pemkab merawat tradisi religius dan kebersamaan masyarakat
  • Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Kapasitas Kader Posyandu di Desa Langsar
  • Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu Budayakan Hidup Bersih dan Sehat
  • Karnaval Kemerdekaan di Karang Anyar Sumenep, Warga Karang Tampilkan Ragam Budaya Lokal
  • JMSI Sumenep tanam 1.500 bibit mangrove, Sekda Sumenep: ini investasi untuk masa depan
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda ยป Perjalanan Terakhir Siti Menuju Harapan

Perjalanan Terakhir Siti Menuju Harapan

  • Februari 7, 2025
  • No Comments

BAGIKAN

Ist.
  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SUMENEP, 7 Februari (Selaksa) – Kamis, 6 Februari 2025, pagi, Kapal Sabuk Nusantara 92 berlayar dari Pulau Masalembu menuju daratan Sumenep. Di dalamnya, seorang ibu muda, Siti Salihah (20), tengah berjuang.

Warga Dusun Mandar, Desa Suka Jeruk, Kecamatan/Pulau Masalembu, itu sedang dalam perjalanan darurat untuk melahirkan anak pertamanya. Ia terpaksa dirujuk ke rumah sakit di daratan karena mengalami partus kasep.

Partus kasep adalah istilah medis terhadap kondisi persalinan yang berlangsung terlalu lama tanpa kemajuan, sehingga dapat menyebabkan komplikasi bagi ibu maupun janin. Dalam istilah medis yang lebih umum, kondisi ini dikenal sebagai “prolonged labor” atau “obstructed labor”.

“Sebelum naik kapal, dia masih bisa berjalan sendiri. Kondisi korban memburuk saat di atas kapal,” kenang Bidan Puskesmas Masalembu, Murdia Hannan.

Di atas kapal, perjalanan yang seharusnya menjadi harapan bagi keselamatan ibu dan bayi dalam kandungannya justru berubah menjadi duka.

Hantaman ombak dan angin kencang membuat Siti semakin lemah. Ia mengeluh pusing, lalu meminta minum kepada keluarga yang ikut mendampinginya.

Namun, tak lama setelah itu, busa keluar dari mulutnya. Siti bersama bayinya menghembuskan napas terakhir mereka di tengah ombak yang bergulung, setelah 12 jam di laut.

“Meninggalnya setelah 12 jam di atas kapal, sekitar pukul 3 sore,” ungkap Murdia.

Tak ada tangis yang lebih pilu bagi keluarga selain kehilangan di tengah perjalanan menuju harapan. Dan laut Masalembu menjadi saksi, tentang betapa jauhnya akses kesehatan bagi mereka yang hidup di pulau terpencil. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Juni 22, 2026

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Baca Juga

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

SelaksaSeptember 4, 2026

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Pemkab Sumenep koordinasi penguatan akses pelayaran warga kepulauan dengan Kemenhub

Pemkab Sumenep gelar syukuran HUT ke-81 kemerdekaan RI

Bakesbangpol Sumenep apresiasi keterlibatan parpol dan ormas dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Sumenep bersholawat, ikhtiar pemkab merawat tradisi religius dan kebersamaan masyarakat

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Kapasitas Kader Posyandu di Desa Langsar

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.