Close Menu
SelaksaSelaksa
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Facebook X (Twitter) Instagram
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung
  • Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep
  • Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar
  • Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen
  • Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken
  • Pemkab Sumenep Kembali Dapat Penghargaan dalam UHC Award 2026
  • JMSI Sumenep Temui Bupati Jelang HPN 2026, Bahas Profesionalisme Pers
  • PDI Perjuangan Sumenep Rayakan Ultah Megawati Bersama Pengemudi Ojol
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Bantuan untuk Guru di Sumenep yang Motornya Hangus Dibakar

Bantuan untuk Guru di Sumenep yang Motornya Hangus Dibakar

  • Selaksa
  • Januari 28, 2025
Said Abdullah memberikan bantuan kepada Pak Guru Noeruddin
Facebook X (Twitter) WhatsApp Threads TikTok Telegram Instagram

SUMENEP, 28 Januari (Selaksa) — Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, menunjukkan kepeduliannya terhadap guru honorer di pelosok dengan memberikan bantuan berupa satu unit sepeda motor dan uang tunai Rp15 juta kepada Muhammad Noeruddin (52), seorang guru SMA di Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep.

Noeruddin sebelumnya menjadi korban pengancaman dengan senjata tajam oleh seorang pemuda berinisial AQ (19). Bahkan, sepeda motor yang biasa ia gunakan untuk mengajar hangus dibakar pemuda tersebut.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Said, didampingi istrinya Khalidah Ayu Winarti dan anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Abrari, di Sumenep.

Related Posts:

  • images (13)
    Diduga Cabuli Anak Tiri, Pelarian Ayah Asal Sumenep…
  • 68f887121f84d
    Said Abdullah Tepis Stigma Santri Terbelakang
  • Screenshot_2025-01-14-18-40-21-05_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817
    Guru di Sumenep Jadi Korban Pengancaman, Motornya…
  • 20250114_193229_0000
    Gerak Cepat Polisi Ringkus Pelaku Pengancaman -…

Said mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa Noeruddin. Ia menegaskan bahwa guru adalah profesi mulia yang tidak seharusnya diperlakukan semena-mena.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Seorang guru mestinya mendapat penghormatan, bukan ancaman. Apa yang kita capai hari ini tidak lepas dari jasa para guru,” ujar politisi senior PDI Perjuangan ini.

Said juga berharap kasus kekerasan terhadap guru seperti ini menjadi yang terakhir, khususnya di wilayah Madura. “Ini pelajaran bagi kita semua. Tidak boleh ada lagi kekerasan terhadap guru atau siapa pun,” tambahnya.

Lebih dari itu, Said berharap bantuan yang diberikannya dapat menginspirasi lebih banyak pihak yang memiliki kemampuan, terutama pemerintah daerah, untuk peduli kepada Noeruddin dan orang lain yang mengalami nasib yang sama.

Noeruddin tak kuasa menahan haru atas perhatian yang diberikan MH Said Abdullah. “Terima kasih kepada Pak Said dan keluarga. Bantuan ini sangat berarti bagi saya,” ungkapnya.

Noeruddin menegaskan tekadnya untuk tetap mengabdi sebagai guru setelah apa yang ia alami. “Saya akan terus melanjutkan tugas saya sebagai guru. Semoga kejadian seperti ini tidak lagi menimpa guru-guru lainnya,” ujarnya.

Nuruddin telah mengabdi sebagai guru honorer selama sekitar 30 tahun. Ia memenuhi kebutuhan sehari-harinya dari penghasilan kurang dari Rp1 juta per bulan.

Ia tinggal di sebuah rumah sederhana berdinding bambu dan berukuran 3×3 meter di Dusun Sabuah, Desa Pajanangger. Rumah tersebut sering bocor saat hujan, dan tidak memiliki kamar mandi.

Sementara itu, AQ ditangkap oleh polisi tak lama setelah kejadian. Ia dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam tanpa izin, Pasal 406 ayat (1) KUHP tentang pengrusakan barang, serta Pasal 335 ayat (1) KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.

“Tersangka terancam hukuman hingga 10 tahun penjara,” kata Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, beberapa waktu lalu. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Maret 3, 2025

Ramadan, Ruang Menjernihkan Nurani

Januari 10, 2025

Lakukan Langkah Ini agar Anak Anda Terhindar dari Bahaya Judol

Januari 10, 2025

Tips Bijak Belanja Online agar Aman dan Hemat

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Agen BRILink di Sumenep Semakin Diminati Warga

SelaksaAgustus 26, 2025

Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Lindungi Petani Tembakau di Tengah Cuaca Tak Menentu

Semarak HUT Ke-80 RI, Pemkab Sumenep Gelar Lomba Masak Mie Goreng

RSUD Moh. Anwar Tetap Layani Konsultasi Kesehatan via Telemedicine Selama Libur Lebaran

Bupati Fauzi: Ramadan Momentum Menata Hati, Memperbaiki Diri

Berita Terbaru

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen

Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.