Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep
  • Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah
  • Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan
  • Sumenep bersholawat, ikhtiar pemkab merawat tradisi religius dan kebersamaan masyarakat
  • Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Kapasitas Kader Posyandu di Desa Langsar
  • Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu Budayakan Hidup Bersih dan Sehat
  • Karnaval Kemerdekaan di Karang Anyar Sumenep, Warga Karang Tampilkan Ragam Budaya Lokal
  • JMSI Sumenep tanam 1.500 bibit mangrove, Sekda Sumenep: ini investasi untuk masa depan
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Kebakaran Hebat Hanguskan Lima Toko di Ganding Sumenep

Kebakaran Hebat Hanguskan Lima Toko di Ganding Sumenep

  • Oktober 23, 2025
  • No Comments

BAGIKAN

  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SELAKSA – Kebakaran hebat melanda lima pertokoan di Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Sumenep, Kamis, (23/10/2025) pagi. Tak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, mengatakan lima toko yang terbakar masing-masing milik Ahmad Izzi (35) warga Desa Ketawang Karay, Umar (40) warga Desa Ketawang Parebaan, Umri (40) warga Desa Ketawang Karay, Ilyas (50) warga Desa Gaddu Barat, dan Zainal Anam (40) warga Desa Ketawang Larangan.

“Kebakaran pertama kali diketahui oleh dua warga, Fariz dan Nur, yang melintas di depan toko milik Ahmad Izzi. Mereka melihat asap tebal keluar dari bagian belakang toko, lalu memberi tahu warga sekitar,” kata Widiarti, Kamis (23/10/2025).

Warga yang panik sempat berusaha membuka toko yang masih tertutup untuk memadamkan api secara manual. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke toko-toko di sebelahnya.

“Petugas pemadam kebakaran segera dihubungi. Empat unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api,” jelasnya.

Api baru bisa dijinakkan sekitar empat jam kemudian, setelah petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

“Penyebab pasti masih diselidiki, tapi dugaan awal kebakaran terjadi akibat korsleting listrik,” tambahnya. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Juni 22, 2026

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Baca Juga

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

SelaksaSeptember 4, 2026

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Pemkab Sumenep koordinasi penguatan akses pelayaran warga kepulauan dengan Kemenhub

Pemkab Sumenep gelar syukuran HUT ke-81 kemerdekaan RI

Bakesbangpol Sumenep apresiasi keterlibatan parpol dan ormas dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Sumenep bersholawat, ikhtiar pemkab merawat tradisi religius dan kebersamaan masyarakat

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Kapasitas Kader Posyandu di Desa Langsar

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.