Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Dua pria ditangkap polisi usai diduga bobol ruko di Masalembu, ponsel dan puluhan bungkus rokok disita

Pengurus KJS periode 2026-2029, komitmen perkuat pengawasan publik

Bupati Sumenep minta pabrikan patuhi TIHT 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Dua pria ditangkap polisi usai diduga bobol ruko di Masalembu, ponsel dan puluhan bungkus rokok disita
  • Pengurus KJS periode 2026-2029, komitmen perkuat pengawasan publik
  • Bupati Sumenep minta pabrikan patuhi TIHT 2026
  • JMSI Sumenep minta Polresta benahi kemitraan dengan media, Kapolresta: kami tidak antikritik
  • M. Hariri Kembali Terpilih sebagai Ketua KJS Periode 2026-2029
  • Tokoh Muda Sumenep Nilai Don Muzakir Punya Kapasitas Isi Posisi Wamentan
  • Said Abdullah salurkan dana reses untuk renovasi rumah warga
  • Bupati Sumenep Lantik 5 Pejabat, Tekankan Reformasi Birokrasi dan Evaluasi Berkala
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda ยป Mengapa Pesawat Bisa Terbang? Inilah Penjelasan Ilmiah di Baliknya

Mengapa Pesawat Bisa Terbang? Inilah Penjelasan Ilmiah di Baliknya

  • Januari 6, 2025
  • No Comments

BAGIKAN

  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SELAKSA, 6 Januari 2024 – Pesawat terbang adalah salah satu inovasi teknologi terbesar dalam sejarah manusia. Kemampuannya untuk melayang di udara didasarkan pada prinsip aerodinamika, yang melibatkan empat gaya utama: gaya angkat (lift), gaya dorong (thrust), gaya berat (gravity), dan gaya hambat (drag). Berikut adalah penjelasan bagaimana pesawat bisa terbang:

1. Gaya Angkat (Lift) dari Desain Sayap

Sayap pesawat dirancang dengan bentuk airfoil, yaitu bagian atas melengkung dan bagian bawah lebih datar. Ketika udara mengalir melewati sayap, udara di atas bergerak lebih cepat daripada di bawahnya. Hal ini menciptakan tekanan lebih rendah di atas sayap dan tekanan lebih tinggi di bawahnya, sehingga timbul gaya angkat. Fenomena ini didasarkan pada prinsip Bernoulli, yang memungkinkan pesawat terangkat ke udara.

2. Gaya Dorong (Thrust) dari Mesin

Mesin pesawat, baik jet maupun baling-baling, menghasilkan gaya dorong dengan mendorong udara atau gas ke belakang. Gaya dorong ini membuat pesawat bergerak maju, sehingga udara mengalir di sekitar sayap untuk menciptakan gaya angkat. Tanpa thrust, pesawat tidak bisa mencapai kecepatan yang cukup untuk terbang.

3. Mengatasi Gaya Berat (Gravity)

Gaya berat adalah hasil dari gravitasi yang menarik pesawat ke bawah. Agar pesawat bisa terbang, gaya angkat yang dihasilkan oleh sayap harus lebih besar daripada gaya berat ini. Itulah mengapa desain pesawat sangat memperhatikan distribusi beban dan efisiensi sayap.

4. Mengurangi Gaya Hambat (Drag)

Saat pesawat bergerak maju, udara memberikan hambatan atau drag. Bentuk aerodinamis pesawat dirancang untuk meminimalkan hambatan ini. Mesin pesawat terus bekerja menghasilkan gaya dorong yang cukup untuk mengatasi drag dan mempertahankan kecepatan yang diperlukan.

5. Sistem Kontrol Penerbangan

Agar pesawat dapat bergerak dengan stabil di udara, diperlukan kontrol yang presisi melalui bagian-bagian tertentu:

Elevator di ekor mengatur gerakan naik-turun pesawat (pitch).

Aileron di sayap mengontrol kemiringan pesawat ke kiri atau kanan (roll).

Rudder di ekor mengarahkan pesawat ke kiri atau kanan (yaw).

Kesimpulan

Dengan mengatur keseimbangan antara gaya angkat, gaya dorong, gaya berat, dan gaya hambat, pesawat dapat terbang, bermanuver, dan mendarat dengan aman. Proses ini merupakan hasil dari perpaduan desain canggih, prinsip fisika, dan teknologi modern yang dikendalikan oleh pilot atau sistem autopilot. Itulah alasan mengapa pesawat dapat melintasi ribuan kilometer di udara dengan efisiensi tinggi. (*/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Juni 22, 2026

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Baca Juga

Bupati Sumenep minta pabrikan patuhi TIHT 2026

SelaksaJuli 30, 2026

Bupati Sumenep Lantik 5 Pejabat, Tekankan Reformasi Birokrasi dan Evaluasi Berkala

Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI

Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen

Pemkab Sumenep Bantu Lansia Korban Kebakaran di Pulau Giliraja

Berita Terbaru

Dua pria ditangkap polisi usai diduga bobol ruko di Masalembu, ponsel dan puluhan bungkus rokok disita

Pengurus KJS periode 2026-2029, komitmen perkuat pengawasan publik

Bupati Sumenep minta pabrikan patuhi TIHT 2026

JMSI Sumenep minta Polresta benahi kemitraan dengan media, Kapolresta: kami tidak antikritik

M. Hariri Kembali Terpilih sebagai Ketua KJS Periode 2026-2029

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.