Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

RSUDMA Sumenep Matangkan Persiapan Hadapi Penilaian Akreditasi Rumah Sakit 2026

Mayoritas Indikator Mutu Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Lampaui 90 Persen pada Semester I 2026

Enam Bulan, Pemkab Berkolaborasi dengan Baznas Sumenep Perbaiki 66 Rumah Tak Layak Huni

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • RSUDMA Sumenep Matangkan Persiapan Hadapi Penilaian Akreditasi Rumah Sakit 2026
  • Mayoritas Indikator Mutu Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Lampaui 90 Persen pada Semester I 2026
  • Enam Bulan, Pemkab Berkolaborasi dengan Baznas Sumenep Perbaiki 66 Rumah Tak Layak Huni
  • Hitung-hitungan Ketua Banggar DPR; Estimasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2027 Turun Jadi Rp174 Triliun
  • Bupati Sumenep Minta Kepala Desa Segera Laporkan Wilayah Terdampak Kekeringan
  • Manfaatkan Momen Libur Sekolah-Tahun Baru Islam, Baznas Sumenep Gelar Khitan Gratis untuk 100 Anak
  • Baznas Sumenep Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Mojia yang Roboh Diterjang Angin
  • Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas di Jawa Timur
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Mayoritas Indikator Mutu Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Lampaui 90 Persen pada Semester I 2026

Mayoritas Indikator Mutu Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Lampaui 90 Persen pada Semester I 2026

  • Juli 13, 2026
  • No Comments

BAGIKAN

  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SUMENEP, 13 Juli 2026 – Capaian indikator mutu layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep sepanjang Semester I Tahun 2026 menunjukkan tren positif. Mayoritas indikator pelayanan yang dipantau selama Triwulan I dan Triwulan II berhasil mencatatkan capaian di atas 90 persen.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan indikator mutu menjadi tolok ukur penting untuk memastikan pelayanan rumah sakit berjalan sesuai standar serta terus mengalami peningkatan.

“Melalui pemantauan indikator mutu rumah sakit, kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan serta kepuasan masyarakat,” ujar dokter Erli, sapaan akrab dr. Erliyati.

Ia menegaskan, peningkatan mutu pelayanan merupakan tanggung jawab seluruh elemen rumah sakit, mulai dari tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga jajaran manajemen.

“Bagi kami, setiap langkah menuju mutu yang lebih baik merupakan wujud komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Bersama, kita bangun budaya mutu demi pelayanan yang semakin berkualitas,” tambahnya.

Berdasarkan data yang dipublikasikan pihak rumah sakit, diketahui bahwa pada Triwulan I (Januari–Maret 2026), Indikator Mutu Nasional (IMN) mencatat kepatuhan jam visite dokter spesialis sebesar 87,45 persen, waktu lapor hasil tes kritis laboratorium 93,62 persen, serta kepatuhan penggunaan Formularium Nasional 95,28 persen.

Pada Indikator Mutu Prioritas Rumah Sakit (IMPRS), kepatuhan edukasi pasien mencapai 90,17 persen, sedangkan kepatuhan hand hygiene sebesar 96,34 persen.

Sementara pada Indikator Mutu Prioritas Unit (IMPU), ketepatan waktu pelaporan hasil mencapai 92,58 persen, dengan angka spesimen ditolak hanya 1,42 persen.

Memasuki Triwulan II (April–Juni 2026), capaian positif kembali ditunjukkan melalui kepatuhan terhadap clinical pathway sebesar 93,28 persen, kepatuhan upaya pencegahan risiko pasien jatuh pada pasien rawat inap 95,14 persen, serta kecepatan respons terhadap komplain 89,76 persen.

Selain itu, indikator prioritas rumah sakit mencatat Bed Occupancy Rate (BOR) sebesar 76,85 persen dengan rata-rata lama rawat inap (Average Length of Stay/ALOS) selama 5,32 hari.

Pada indikator mutu tingkat unit, rata-rata waktu tunggu obat racikan tercatat 18,45 menit, waktu tunggu obat nonracikan 26,32 menit, serta ketepatan jadwal operasi mencapai 92,67 persen. (AI/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Juni 22, 2026

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Baca Juga

Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Kunjungi Kementerian Kelautan Perikanan RI

SelaksaJuni 18, 2026

Pemkab Sumenep Klaim Kinerja Pembangunan 2025 Sangat Berhasil, Capaian Indikator Tembus 153,90 Persen

Pemkab Sumenep Bantu Lansia Korban Kebakaran di Pulau Giliraja

Bupati Fauzi Ajak Warga Sumenep Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Sumenep Raih WTP 9 Kali Beruntun, Wabup: Jadikan Motivasi Perbaiki Tata Kelola

Berita Terbaru

RSUDMA Sumenep Matangkan Persiapan Hadapi Penilaian Akreditasi Rumah Sakit 2026

Mayoritas Indikator Mutu Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Lampaui 90 Persen pada Semester I 2026

Enam Bulan, Pemkab Berkolaborasi dengan Baznas Sumenep Perbaiki 66 Rumah Tak Layak Huni

Hitung-hitungan Ketua Banggar DPR; Estimasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2027 Turun Jadi Rp174 Triliun

Bupati Sumenep Minta Kepala Desa Segera Laporkan Wilayah Terdampak Kekeringan

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.