SELAKSA, 3 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,1 miliar untuk program mudik gratis menjelang IdulFitri 1447 Hijriah.
Anggaran yang bersumber dari APBD tersebut digunakan untuk layanan transportasi darat dan laut bagi para perantau yang ingin pulang kampung pada momentum lebaran nanti.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Achmad Zulkarnaen, mengatakan anggaran sebesar Rp260 juta dialokasikan untuk transportasi darat rute Jakarta–Sumenep menggunakan bus.
Sementara itu, sekitar Rp860 juta dialokasikan untuk layanan transportasi laut bagi perantau yang hendak pulang ke wilayah kepulauan di Sumenep.
Dia menjelaskan, anggaran tersebut tidak digunakan untuk menyewa kapal, tapi untuk membeli tiket penumpang yang akan diberangkatkan melalui sejumlah kapal yang beroperasi.
“Bukan untuk sewa kapal, tetapi sistemnya membeli tiket penumpang. Tiketnya dibayar oleh pemerintah daerah kepada pihak operator kapal,” ujarnya.
Zulkarnaen menambahkan, program Mudik Gratis 2026 merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam melayani masyarakat.
Menurut dia, program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menghemat biaya perjalanan mudik saat Lebaran, mengurangi kepadatan lalu lintas, sekaligus menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan selama perjalanan.
“Silakan manfaatkan program mudik gratis ini untuk pulang kampung dan bersilaturahmi dengan keluarga,” tambahnya. (Al/Red)
