Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Wabup Sumenep Apresiasi MEC 2026 sebagai Ruang Pelestarian Budaya

Bupati Sumenep Dikukuhkan sebagai Dewan Pembina MAKN

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Wabup Sumenep Apresiasi MEC 2026 sebagai Ruang Pelestarian Budaya
  • Bupati Sumenep Dikukuhkan sebagai Dewan Pembina MAKN
  • Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep
  • Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah
  • Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan
  • Sumenep bersholawat, ikhtiar pemkab merawat tradisi religius dan kebersamaan masyarakat
  • Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Kapasitas Kader Posyandu di Desa Langsar
  • Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu Budayakan Hidup Bersih dan Sehat
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Aksi Sigap DKPP Sumenep Antisipasi Peredaran Beras Oplosan

Aksi Sigap DKPP Sumenep Antisipasi Peredaran Beras Oplosan

  • Agustus 6, 2025
  • No Comments

BAGIKAN

Oplus_131072
  • Publisher : Selaksa
  • Editor : Redaksi

SUMENEP (Selaksa) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bergerak cepat mencegah peredaran beras oplosan. Bersama Satgas Pangan yang melibatkan TNI dan Polri, instansi tersebut melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko beras, Rabu, 6 Agustus 2025.

Sidak kali ini menyasar beberapa lokasi strategis, seperti Pasar Anom, Pasar Sore, hingga salah satu toko beras di kawasan Kelurahan Kepanjen.

Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan keamanan pangan masyarakat, khususnya dari ancaman beras oplosan dan kualitas beras yang tidak layak konsumsi.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan tidak ditemukan adanya beras oplosan dalam sidak tersebut. Meski begitu, pihaknya tetap menemukan beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti.

“Alhamdulillah, kami tidak menemukan beras oplosan di Sumenep. Hanya saja ada beberapa stok lama yang kemasannya belum diperbarui,” ujar pria yang akrab disapa Inung itu.

Dia menambahkan, beberapa kemasan beras yang beredar juga belum memperbarui izin edar. Hal ini menjadi perhatian serius agar konsumen tidak dirugikan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala. Ini bentuk komitmen kami agar masyarakat terlindungi dari praktik dagang yang merugikan,” tegasnya.

Inung juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat membeli beras. Menurutnya, pengecekan terhadap kemasan dan izin edar sangat penting.

“Kalau menemukan beras yang mencurigakan atau kemasannya tidak sesuai, segera laporkan. Kami siap menindaklanjuti,” pungkasnya. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Juni 22, 2026

“MIN HAITSU LA YAHTASIB”; KISAH JURNALIS SUMENEP MENJADI PETUGAS HAJI MCH 2026

Februari 20, 2026

Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tidak Ngantuk

Februari 18, 2026

Tips Sahur Sehat agar Puasa Tidak Lemas

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Baca Juga

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

SelaksaSeptember 4, 2026

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Pemkab Sumenep koordinasi penguatan akses pelayaran warga kepulauan dengan Kemenhub

Pemkab Sumenep gelar syukuran HUT ke-81 kemerdekaan RI

Bakesbangpol Sumenep apresiasi keterlibatan parpol dan ormas dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Wabup Sumenep Apresiasi MEC 2026 sebagai Ruang Pelestarian Budaya

Bupati Sumenep Dikukuhkan sebagai Dewan Pembina MAKN

Sejumlah raja dan sultan dijadwalkan hadiri Madura Ethnic Carnival di Sumenep

Bappeda Sumenep dorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah

Bappeda Sumenep jadikan kearifan lokal sebagai pijakan perencanaan pembangunan

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.