Close Menu
SelaksaSelaksa
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Facebook X (Twitter) Instagram
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung
  • Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep
  • Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar
  • Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen
  • Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken
  • Pemkab Sumenep Kembali Dapat Penghargaan dalam UHC Award 2026
  • JMSI Sumenep Temui Bupati Jelang HPN 2026, Bahas Profesionalisme Pers
  • PDI Perjuangan Sumenep Rayakan Ultah Megawati Bersama Pengemudi Ojol
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Mengapa Pesawat Bisa Terbang? Inilah Penjelasan Ilmiah di Baliknya

Mengapa Pesawat Bisa Terbang? Inilah Penjelasan Ilmiah di Baliknya

  • Selaksa
  • Januari 6, 2025
Facebook X (Twitter) WhatsApp Threads TikTok Telegram Instagram

SELAKSA, 6 Januari 2024 – Pesawat terbang adalah salah satu inovasi teknologi terbesar dalam sejarah manusia. Kemampuannya untuk melayang di udara didasarkan pada prinsip aerodinamika, yang melibatkan empat gaya utama: gaya angkat (lift), gaya dorong (thrust), gaya berat (gravity), dan gaya hambat (drag). Berikut adalah penjelasan bagaimana pesawat bisa terbang:

1. Gaya Angkat (Lift) dari Desain Sayap

Sayap pesawat dirancang dengan bentuk airfoil, yaitu bagian atas melengkung dan bagian bawah lebih datar. Ketika udara mengalir melewati sayap, udara di atas bergerak lebih cepat daripada di bawahnya. Hal ini menciptakan tekanan lebih rendah di atas sayap dan tekanan lebih tinggi di bawahnya, sehingga timbul gaya angkat. Fenomena ini didasarkan pada prinsip Bernoulli, yang memungkinkan pesawat terangkat ke udara.

Related Posts:

  • images (4)
    Jaga Keselamatan di Jalan: Ini Tips Berkendara Saat Hujan
  • images (3)
    10 Tips Agar Konsisten Berolahraga untuk Gaya Hidup Sehat

2. Gaya Dorong (Thrust) dari Mesin

Mesin pesawat, baik jet maupun baling-baling, menghasilkan gaya dorong dengan mendorong udara atau gas ke belakang. Gaya dorong ini membuat pesawat bergerak maju, sehingga udara mengalir di sekitar sayap untuk menciptakan gaya angkat. Tanpa thrust, pesawat tidak bisa mencapai kecepatan yang cukup untuk terbang.

3. Mengatasi Gaya Berat (Gravity)

Gaya berat adalah hasil dari gravitasi yang menarik pesawat ke bawah. Agar pesawat bisa terbang, gaya angkat yang dihasilkan oleh sayap harus lebih besar daripada gaya berat ini. Itulah mengapa desain pesawat sangat memperhatikan distribusi beban dan efisiensi sayap.

4. Mengurangi Gaya Hambat (Drag)

Saat pesawat bergerak maju, udara memberikan hambatan atau drag. Bentuk aerodinamis pesawat dirancang untuk meminimalkan hambatan ini. Mesin pesawat terus bekerja menghasilkan gaya dorong yang cukup untuk mengatasi drag dan mempertahankan kecepatan yang diperlukan.

5. Sistem Kontrol Penerbangan

Agar pesawat dapat bergerak dengan stabil di udara, diperlukan kontrol yang presisi melalui bagian-bagian tertentu:

Elevator di ekor mengatur gerakan naik-turun pesawat (pitch).

Aileron di sayap mengontrol kemiringan pesawat ke kiri atau kanan (roll).

Rudder di ekor mengarahkan pesawat ke kiri atau kanan (yaw).

Kesimpulan

Dengan mengatur keseimbangan antara gaya angkat, gaya dorong, gaya berat, dan gaya hambat, pesawat dapat terbang, bermanuver, dan mendarat dengan aman. Proses ini merupakan hasil dari perpaduan desain canggih, prinsip fisika, dan teknologi modern yang dikendalikan oleh pilot atau sistem autopilot. Itulah alasan mengapa pesawat dapat melintasi ribuan kilometer di udara dengan efisiensi tinggi. (*/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Maret 3, 2025

Ramadan, Ruang Menjernihkan Nurani

Januari 10, 2025

Lakukan Langkah Ini agar Anak Anda Terhindar dari Bahaya Judol

Januari 10, 2025

Tips Bijak Belanja Online agar Aman dan Hemat

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Agen BRILink di Sumenep Semakin Diminati Warga

SelaksaAgustus 26, 2025

Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Lindungi Petani Tembakau di Tengah Cuaca Tak Menentu

Semarak HUT Ke-80 RI, Pemkab Sumenep Gelar Lomba Masak Mie Goreng

RSUD Moh. Anwar Tetap Layani Konsultasi Kesehatan via Telemedicine Selama Libur Lebaran

Bupati Fauzi: Ramadan Momentum Menata Hati, Memperbaiki Diri

Berita Terbaru

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen

Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.