SUMENEP, 21 Januari 2026 (Selaksa) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menggelar diskusi publik bertajuk “Pilkada Lewat DPRD: Solusi atau Kemunduran Demokrasi” di Hall Hotel Kaberaz, Sumenep, Rabu.
Diskusi tersebut menjadi ruang dialog terbuka membahas wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD dari berbagai sudut pandang politik.
Sejumlah anggota DPRD Sumenep lintas fraksi dihadirkan sebagai narasumber. Mereka ialah Hosnan (Fraksi PDI Perjuangan), Akhmadi Yasid (Fraksi PKB), Moh. Fendi (Fraksi Demokrat), Asy’ari Muthhar (Fraksi PPP), Ahmad Jauhari (Fraksi NasDem), serta Holik (Fraksi Gerindra–PKS).
Selain unsur legislatif, diskusi juga menghadirkan pengamat politik dan kebijakan publik, Dr. Wilda Rasail.
Ketua JMSI Sumenep, Supanji, mengatakan diskusi publik tersebut merupakan bagian dari komitmen JMSI dalam mendorong literasi demokrasi yang sehat di tengah masyarakat.
“Isu Pilkada lewat DPRD menyentuh langsung hak politik warga. Karena itu, perlu dibahas secara terbuka dan berimbang agar publik mendapatkan pemahaman yang utuh,” ujarnya.
Dia juga menyatakan bahwa kegiatan tersebut tidak dimaksudkan untuk menggiring opini publik ke arah tertentu, melainkan membuka ruang pertukaran gagasan dari berbagai perspektif.
“Kami ingin masyarakat menilai secara kritis, apakah wacana ini menjadi solusi atau justru berpotensi memundurkan demokrasi. Media harus berdiri di tengah dan memberi ruang bagi semua pandangan,” tegasnya. (Al/Red)








