Close Menu
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
What's Hot

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram Threads
SelaksaSelaksa
Cari di sini Subscribe
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SOSIAL
  • BUDAYA
  • WISATA
  • EVENT
  • ADVERTORIAL
Trending
  • Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung
  • Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep
  • Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar
  • Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen
  • Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken
  • Pemkab Sumenep Kembali Dapat Penghargaan dalam UHC Award 2026
  • JMSI Sumenep Temui Bupati Jelang HPN 2026, Bahas Profesionalisme Pers
  • PDI Perjuangan Sumenep Rayakan Ultah Megawati Bersama Pengemudi Ojol
SelaksaSelaksa
  • LENSA
  • Teknologi
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Science
  • Sports
  • Health
  • Gaming
Beranda » Said Abdullah Tepis Stigma Santri Terbelakang

Said Abdullah Tepis Stigma Santri Terbelakang

  • Selaksa
  • Oktober 22, 2025
Facebook X (Twitter) WhatsApp Threads TikTok Telegram Instagram

SELAKSA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, menepis anggapan bahwa santri dan dunia pesantren identik dengan keterbelakangan dan pandangan kolot. Dia menilai stigma tersebut usang dan tak sesuai dengan perkembangan pesantren saat ini.

Menurut Said, pesantren kini justru bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi, pendidikan, hingga penyebaran nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.

“Santri dan pesantren kerap diasosiasikan ndeso, kurang pergaulan, dan berpandangan kolot. Bahkan digambarkan memelihara budaya feodal, seperti dalam salah satu tayangan televisi beberapa waktu lalu. Benarkah penggambaran ini?” ujar Said dalam keterangannya, Rabu, 22 Oktober 2025.

Related Posts:

  • Oplus_131072
    Said Abdullah Bagikan Ribuan Paket Sembako pada…
  • IMG-20251204-WA0026
    Prengki Wirananda dan Upaya Menyulam Kembali Mimpi…
  • 055046900_1769755144-said_abdullah__2_
    Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen
  • IMG-20251006-WA0035
    PDI Perjuangan Jatim Siapkan Panggung Bebas Pemuda…

Menurut pria asal Sumenep ini pesantren telah beradaptasi dengan perkembangan zaman. Santri tidak hanya mendalami ilmu agama, tapi juga dibekali keterampilan hidup dan kewirausahaan.

“Banyak pesantren yang berakselerasi dengan perkembangan zaman. Para santri, dengan bimbingan para kiai, telah mampu menumbuhkan jiwa wirausaha,” tuturnya.

Said mencontohkan Pondok Pesantren Sidogiri di Pasuruan, Jawa Timur, yang sukses membangun jaringan ritel dengan lebih dari 125 lokasi di Jawa dan Kalimantan. Jaringan ritel ini tidak hanya menyerap produk UMKM lokal, tapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

Di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, santri mengembangkan berbagai usaha seperti Lirboyo Bakery, unit pengolahan sampah plastik, dan depo air minum yang dikelola secara mandiri.

“Dua contoh itu hanyalah sebagian kecil dari banyaknya kegiatan ekonomi kreatif di pesantren. Jika diulas satu per satu, akan banyak sekali usaha yang digawangi para santri,” ungkapnya.

Selain berkiprah di bidang ekonomi, masih menurut Said, santri juga aktif di bidang teknologi, jurnalisme, bahasa asing, dan media sosial.

Fenomena viralnya ceramah para ulama seperti Gus Baha, KH Anwar Zahid, dan Gus Muwafiq, menunjukkan keberhasilan santri dalam men-digitalisasi dakwah Islam melalui platform daring.

Di samping itu, lanjutnya, kini banyak pula santri yang berkiprah di berbagai profesi seperti akademisi, LSM, militer, tenaga medis, hingga birokrasi. Beberapa bahkan telah mencapai posisi strategis seperti jenderal TNI dan pejabat negara.

Peran santri juga kian kuat di sektor politik dan kepemimpinan nasional. Tak sedikit santri kini yang bergabung dengan berbagai partai politik, termasuk partai nasionalis seperti PDI Perjuangan.

“Saya sendiri adalah santri. Sejak 1988 saya aktif di PDI, dan pada 1999 menjadi bagian dari PDI Perjuangan,” katanya.

Lebih lanjut, Said mencontohkan Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), sebagai sosok santri yang berhasil menjadi pemimpin bangsa dengan pemikiran terbuka dan wawasan global.

“Gus Dur adalah contoh nyata santri yang mampu menjadi pemimpin nasional dan tokoh kultural kelas dunia,” tegasnya.

Said menutup keterangannya dengan menyebut santri sebagai sosok terbuka dan kosmopolit yang menjadi jangkar perdamaian dalam menebarkan Islam rahmatan lil alamin.

“Menjadi santri bukan hanya soal identitas, tetapi juga tanggung jawab besar. Di pundak para santri, masyarakat melihat wajah Islam. Karena itu, santri harus selalu mawas diri dan terus memperbaiki diri,” pungkasnya. (Al/Red)

Leave A Reply Cancel Reply

LENSA

Desember 22, 2025

Surat Cinta untuk Ibu dari Siswa-siswi MI At-Taufiqiyah

Maret 3, 2025

Ramadan, Ruang Menjernihkan Nurani

Januari 10, 2025

Lakukan Langkah Ini agar Anak Anda Terhindar dari Bahaya Judol

Januari 10, 2025

Tips Bijak Belanja Online agar Aman dan Hemat

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Agen BRILink di Sumenep Semakin Diminati Warga

SelaksaAgustus 26, 2025

Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Lindungi Petani Tembakau di Tengah Cuaca Tak Menentu

Semarak HUT Ke-80 RI, Pemkab Sumenep Gelar Lomba Masak Mie Goreng

RSUD Moh. Anwar Tetap Layani Konsultasi Kesehatan via Telemedicine Selama Libur Lebaran

Bupati Fauzi: Ramadan Momentum Menata Hati, Memperbaiki Diri

Berita Terbaru

Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung

Hujan Lebat dan Puting Beliung Rusak 188 Bangunan di Sumenep

Jelang Ramadan, Baznas Sumenep Salurkan Bantuan Panel Surya untuk Masjid di Pulau Terluar

Said Abdullah Usul Formula Baru Ambang Batas Parlemen

Geger, Mayat Mr. X Ditemukan Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken

Load More
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Telegram
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
© 2026 SELAKSA.CO.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.